Menelusuri Jejak Kejayaan Majapahit,
Siswa Kelas XI SMK Plus Umar Zahid Ikuti Kegiatan Tapak Tilas
Sebagai upaya menghadirkan pembelajaran
sejarah yang lebih nyata dan bermakna, SMK Plus Umar Zahid mengadakan
kegiatan Tapak Tilas Sejarah Majapahit yang diikuti oleh siswa kelas XI.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mempelajari sejarah di dalam kelas,
tetapi juga secara langsung mengunjungi situs-situs bersejarah untuk memahami
perjalanan peradaban Nusantara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari
pembelajaran mata pelajaran sejarah yang dipandu oleh Bapak Gogot Sugito,
M.Pd. selaku guru sejarah sekaligus penanggung jawab kegiatan. Dengan
metode pembelajaran lapangan, siswa diajak untuk mengenal lebih dekat
peninggalan sejarah serta memahami nilai-nilai perjuangan dan kebesaran
kerajaan di masa lalu.
Kegiatan Tapak Tilas ini dilaksanakan dalam
tiga gelombang pemberangkatan yang dimulai pada Sabtu, 15 Januari,
dan dilaksanakan setiap hari Sabtu hingga seluruh kelompok siswa mengikuti
kegiatan tersebut.
Adapun lokasi kegiatan berada di kawasan
situs sejarah Trowulan, yang dikenal sebagai pusat peninggalan Kerajaan
Majapahit di wilayah Mojokerto. Di lokasi ini terdapat berbagai
peninggalan sejarah yang menjadi bukti kejayaan Majapahit pada masa lampau.
Menurut Bapak Gogot Sugito, M.Pd.,
kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam
kepada siswa. Dengan melihat langsung situs sejarah, diharapkan siswa dapat
memahami peristiwa sejarah secara lebih nyata serta menumbuhkan rasa bangga
terhadap warisan budaya bangsa.
Kepala sekolah SMK Plus Umar Zahid
juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam
mengembangkan pembelajaran yang aktif dan kontekstual.
"Melalui kegiatan Tapak Tilas ini,
kami berharap siswa tidak hanya memahami sejarah dari buku, tetapi juga dapat
melihat langsung bukti peninggalan sejarah bangsa. Dengan demikian, siswa dapat
menumbuhkan rasa cinta tanah air serta menghargai perjuangan para
pendahulu," ujar beliau.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bergelombang
dalam tiga kelompok agar kegiatan berjalan tertib dan efektif. Setiap
kelompok mengikuti rangkaian pembelajaran sejarah di lokasi dengan bimbingan
langsung dari guru pembimbing.
Melalui kegiatan Tapak Tilas ini,
diharapkan siswa SMK Plus Umar Zahid dapat memperoleh pengalaman belajar
yang lebih nyata, menumbuhkan rasa nasionalisme, serta meningkatkan kesadaran
untuk menjaga dan melestarikan peninggalan sejarah bangsa.